Jika kamu pencinta kuliner khas Indonesia, khususnya sate, maka sate Madura legendaris di Makassar yang satu ini wajib masuk daftar buruan. Namun perlu diingat sejak awal: melihat antriannya saja sudah bisa bikin malas, terutama saat malam Minggu. Tidak jarang orang akhirnya memilih cari tempat makan lain karena tidak kuat menunggu.
Meski begitu, sate ini tetap selalu ramai dan dicari banyak orang.
Sate Madura Asli, Bertahan Sejak 2013 hingga 2025
Sate ini menjual sate Madura asli, karena memang penjualnya adalah orang Madura. Pertama kali saya mencicipinya di tahun 2013, dan hingga sekarang tahun 2025, sate ini masih konsisten berjualan dengan rasa yang tidak berubah.
Rahasia utamanya terletak pada bumbu sate khas yang membuat orang rela mengantri panjang setiap hari.
Tidak Punya Nama, Tapi Terkenal
Menariknya, sate ini tidak memiliki nama atau merek resmi. Tidak ada papan nama, spanduk, atau tulisan apa pun. Namun justru karena itu, sate ini dikenal dengan banyak sebutan, antara lain:
-
Sate Tentara Pelajar (karena berada di Jalan Tentara Pelajar)
-
Sate Depan BCA (lokasinya persis di depan Bank BCA)
-
Sate Madura Makassar
-
Dan sebutan unik dari saya pribadi: Sate DG Koro
Kenapa Sate DG Koro? Karena penjualnya—ibunya—terkenal sering marah-marah ke pelanggan. Tapi tenang, marahnya bukan kasar.
Pelanggan Sering Dimarahi, Ini Alasannya
Ya, kamu tidak salah baca. Pelanggan memang sering dimarahi. Biasanya karena:
-
Tidak sabar menunggu
-
Tidak mau mengantri
-
Bertanya berulang-ulang saat kondisi sangat ramai
Nada suaranya memang agak tinggi, tapi itu wajar karena suasana ramai dan antrean panjang. Justru hal inilah yang membuat sate ini semakin viral dan bikin orang penasaran.
Jam Buka dan Tips Berkunjung
-
Mulai persiapan: sekitar pukul 17.30
-
Mulai jualan: pukul 18.00
-
Tutup: sampai habis (kadang pukul 21.00 sudah ludes)
Tips penting: datanglah lebih awal agar tidak terkena antrean panjang.
Apa yang Membuat Sate Ini Berbeda dari Sate Lain di Makassar?
Ada beberapa hal yang membedakan sate ini dengan sate-sate lain di Makassar:
1. Bumbu Sate yang Khas dan Berbeda
Bumbunya terasa gurih dengan manis yang unik, bukan manis biasa. Setelah sate dibakar, proses peracikan bumbu dilakukan langsung oleh ibunya sendiri, tanpa bantuan siapa pun. Inilah yang membuat rasanya konsisten dari dulu sampai sekarang.
2. Sate Ayam Murni Tanpa Jeroan
Satenya 100% daging ayam, tanpa campuran kulit, usus, atau jeroan lainnya. Buat yang tidak suka jeroan, ini jelas jadi nilai tambah.
3. Sensasi Antri dan Atmosfer Unik
Antrean panjang, keramaian, dan gaya khas penjualnya justru menjadi daya tarik tersendiri. Banyak orang datang bukan hanya untuk makan, tapi juga untuk merasakan langsung sensasi kuliner legendaris ini.
4. Harga Yang Ramah Dikantong
Alasan lainnya adalah ketika kamu kesini harga satenya untuk seporsi tanpa lontong adalah 30 Ribu, dan tambah lontong 5 Rb. jadi total seporsi 35 Rb. cukup ramah dikantong disemua kalangan, biasanya yang datang makan dsini itu untuk seorang pesannya 2 porsi sate. karena saking enaknya, malahan teman saya pernah pesan sampai 10 porsi. itu kalap apa doyan hahaha
Lokasi Sate Madura Legendaris di Makassar
Lokasi sate ini berada di depan Bank BCA, Jalan Tentara Pelajar, Makassar. Link Google Maps bisa langsung digunakan untuk menuju lokasi.
Catatan penting:
Pada hari tertentu, sate ini libur tanpa pemberitahuan. Jika kamu datang dan area depan BCA terlihat bersih tanpa gerobak, artinya hari itu memang tidak berjualan.
Definisi Financial Freedom Versi Penjual Sate
Buka sesuka hati.
Kadang bisa libur hingga tiga bulan.
Sederhana, santai, tapi tetap laris manis.
Kesimpulan
Jika kamu mencari:
-
Sate Madura enak di Makassar
-
Sate legendaris dengan rasa konsisten
-
Kuliner unik dengan cerita menarik
Maka sate ini sangat layak untuk dicoba. Antreannya memang panjang, tapi rasanya sebanding dengan usaha menunggu.


